Memahami Pencahayaan Rembrandt

Yang disebut pencahayaan Rembrandt adalah pencahayaan pada wajah manusia mirip pencahayaan yang ada pada lukisan-lukisan Rembrandt van Rijn, pelukis dari Belanda yang hidup pada abad ke-17.

Rembrandt punya gaya unik pada lukisan-lukisannya, yaitu cahaya selalu jatuh dari atas dan agak menyamping. Akibatnya, wajah orang yang ada akan tercahayai sebagian saja alias separuhnya bayangan. Hal ini tentu agak tidak lazim, tetapi kenyataannya gaya Rembrandt sangat disukai.. Bahkan dalam fotografi seni sangat banyak dipakai.

Memotret manusia untuk urusan formal (KTP, paspor, dan lain-lain) tentu tak boleh menyisakan bayangan pada wajah sang terpotret. Namun, untuk foto-foto seni, pencahayaan Rembrandt memberikan nuansa yang unik dan menarik.

Ada yang mengatakan bahwa pencahayaan  Rembrandt adalah pencahayaan yang menghasilkan bayangan berbentuk segitiga di sekitar mata dan hidung. Namun, kalau memperhatikan lukisan-lukisan Rembrandt di halaman ini,pencahayaan Rembrandt adalah pencahayaan dengan arah cahaya dari atas dan miring.

300px-Rembrandt_Harmensz._van_Rijn_-_The_Return_of_the_Prodigal_Son

“Prodigal Son” – REMBRANDT VAN RIJN

20071027204359

Lukisan potret diri Rembrandt dengan jelas

menunjukkan pencahayaan Rembrandt yang khas,

yaitu cahaya dari atas dan agak menyamping. Efek bayangan dari

pencahayaan Rembrandt pun sangat khas.

images

“Old Man in Red” – REMBRANDT VAN RIJN

Sumber : Rambey, Arbain “Memahami Pencahayaan Rembrandt” , Kompas, Th. Ke-48/4 Juni 2013. hal 40

Gambar : wikipedia.org, paintings-art-picture.com, kabarindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s